Prof. Yusnita mengatakan bahwa anggrek merupakan salah satu spesies tanaman terbesar di Indonesia dan dunia, yang memiliki nilai filosofi seperti kesadaran, ketahanan, semangat, harapan, dan lain-lain.
“Unila sangat peduli terhadap ancaman berkurangnya biodiversitas anggrek, hal ini dibuktikan dengan banyaknya penelitian yang telah dilakukan sebelumnya,” katanya.
Sebagai wujud kepedulian Unila, Pusat Penelitian, Pengembangan, dan Sumber Daya Genetik Anggrek Unila didirikan untuk melestarikan anggrek melalui konservasi dan tridharma perguruan tinggi.
Peluncuran Pusat Penelitian, Pengembangan, dan Sumber Daya Genetik Anggrek Unila direncanakan akan dilaksanakan pada pukul 11.00 WIB. Dalam acara tersebut, akan ditampilkan berbagai ragam tanaman anggrek yang telah berhasil dibudidayakan oleh Prof. Yusnita dan timnya.