“Perbedaan pilihan politik tidak boleh menghalangi persaudaraan dan kolaborasi. Tradisi silaturahmi kebangsaan seperti ini penting terus dirawat agar ruang dialog, gotong royong, dan kerja sama untuk Indonesia tetap terbuka,” ujar Rahmat.
Dari pertemuan tersebut, kedua organisasi menyepakati dua agenda kolaborasi bersama. Pertama, melakukan aksi bersama dalam mendorong kepedulian terhadap isu lingkungan hidup melalui kegiatan tanam pohon yang melibatkan generasi muda. Kedua, memperkuat perjuangan kemanusiaan untuk Palestina melalui berbagai aksi solidaritas dan kolaborasi kemanusiaan.
Sekretaris Jenderal Gema Keadilan Susanto Triyogo menyampaikan bahwa kesepakatan ini menunjukkan organisasi kepemudaan dapat bersatu pada isu-isu yang menyangkut kepentingan bersama.




















