Selain terkait pendidikan, alokasi untuk peningkatan SDM juga diperuntukkan bagi sektor kesehatan sebesar Rp179 triliun dan bidang bantuan dan perlindungan sosial termasuk subsidi mencapai Rp479 triliun.
Termasuk pula anggaran belanja pembangunan infrastruktur menyelesaikan proyek strategis nasional (PSN), salah satunya Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, sebesar Rp392 triliun.
“Ini empat area belanja yang menyangkut masyarakat manusianya, menyangkut bagaimana stabilitas sosial dijaga, bagaimana kita meningkatkan kesehatannya, dan bagaimana kita terus membangun infrastruktur agar perekonomian kita terus bergerak,” papar Srimul.
Selain pendidikan, ia mengatakan pemerintah juga menggelontorkan anggaran Rp45,8 triliun untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada 2023. Dana itu melonjak dua kali lipat dibanding tahun ini.