Robot Trading Makan Banyak Korban, Bappebti Mengaku Bersalah

0
163

“Jadi uangnya dikumpul ada yang ngasih Rp10 juta misalnya, lalu terkumpul dapat Rp1 miliar. Saya main ke pialang, tapi pertanyaannya apakah saya mainkan Rp1 miliarnya, atau hanya Rp100 juta saja? Ini yang menjadi tidak transparan di situ. Ini menjadi pelajaran bagi kita semuanya. Saya akan mengupayakan literasi agar bisa ditangkal lebih dini lagi,” jelas Didid.

Lebih lanjut, dia mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan embel-embel robot trading, dimana kerap dijanjikan pasti untung saat berinvestasi. Menurutnya, tidak ada satu pun investasi yang terus-terusan untung secara flat.

“Yang terjadi justru skema ponzi, piramid. Mereka kan ada yang bilang ikut itu pasti untung terus, itu belum jenuh saja. Ketika jenuh, hilang itu. Kemudian ada binary option, itu menurut kami deket judi,” tutur Didid.