Komitmen Cegah Tawuran dan Kenakalan Remaja, GPL Siapkan Duta Pelajar Lampung Jadi Agen Perubahan

0
2

Bandar Lampung – Upaya membentengi generasi muda dari maraknya tawuran, perundungan, hingga penyalahgunaan media sosial terus diperkuat melalui pembinaan karakter dan kepemimpinan pelajar.

Lembaga Gebyar Pelajar Lampung (GPL) kembali menggulirkan program Student Leadership Camp (SLC) Batch 7 yang akan berlangsung pada 18–20 Desember 2026 di Balai Guru Penggerak Provinsi Lampung. Memasuki tahun ketujuh penyelenggaraannya, kegiatan ini menargetkan ratusan pelajar SMA sederajat dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung untuk dibekali kemampuan kepemimpinan, kedisiplinan, serta kepekaan terhadap persoalan sosial di lingkungan sekolah.

Program tersebut menjadi salah satu upaya GPL dalam mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki keberanian untuk mengambil peran dalam mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja, termasuk tawuran antarpelajar dan perundungan siber (cyberbullying).

Penanggung Jawab Gebyar Pelajar Lampung, Ricky Rachman Nursa, mengatakan bahwa pembinaan kepemimpinan sejak usia sekolah menjadi langkah penting untuk membentuk generasi yang mampu memberikan pengaruh positif di lingkungannya.
“Pelajar merupakan aset berharga bangsa. Melalui acara rutin yang kami gelar selama tujuh tahun ini, kami ingin membentengi remaja dari perilaku negatif seperti tawuran dan bullying melalui penguatan karakter kepemimpinan,” kata Ricky, Senin (12/10/2026).

Baca Juga  KORBAN GEMPA TURKI-SURIAH :14.500 TERLUKA, 4.300 ORANG TEWAS

Menurutnya, persoalan kenakalan remaja tidak cukup diatasi hanya melalui larangan dan tindakan disiplin. Pelajar juga perlu diberikan ruang untuk mengembangkan potensi, membangun rasa tanggung jawab, serta menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi generasinya.
Karena itu, SLC Batch 7 dirancang sebagai wadah pembinaan yang memadukan penguatan karakter, pengembangan kemampuan kepemimpinan, dan perluasan jejaring antarpelajar dari berbagai daerah di Lampung.

Kegiatan ini mengusung tiga nilai utama, yakni sharing atau berbagi pengetahuan, networking atau membangun jejaring, serta developing atau pengembangan potensi diri.
Melalui ketiga nilai tersebut, peserta diharapkan tidak sekadar memperoleh materi kepemimpinan, tetapi juga mampu bertukar pengalaman, menggali kreativitas, serta membangun kolaborasi untuk menghadirkan kegiatan positif di sekolah masing-masing.

Baca Juga  Salimah Bandar Lampung bersama PC Salimah Way Halim Gelar Salsa ke 5

“Program ini memberikan ruang bagi siswa untuk mengasah kemampuan memimpin diri sendiri maupun kelompok sebelum terjun ke masyarakat,” ungkap Ricky.
Selain pembinaan karakter dan kepemimpinan, kegiatan tersebut juga akan membuka ruang pertukaran informasi mengenai peluang pendidikan tinggi, pengembangan potensi siswa, hingga berbagai program kesiswaan yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekolah.

Menariknya, SLC Batch 7 kembali diintegrasikan dengan ajang Pemilihan Duta Pelajar Lampung (DPL) 2026 sebagai bagian dari upaya menyiapkan figur pelajar yang mampu menjadi teladan bagi generasi muda.
Melalui ajang tersebut, sebanyak tiga pasang Duta Pelajar Lampung akan dipilih untuk mengemban peran sebagai representasi pelajar sekaligus penggerak kegiatan sosial dan pendidikan di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Para duta terpilih diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara pelajar, komunitas pendidikan, dan pemerintah, khususnya dalam mendukung penyebarluasan informasi serta program-program positif di bidang pendidikan.

Ricky menambahkan, keberadaan Duta Pelajar Lampung diharapkan tidak berhenti pada penyematan gelar atau simbol prestasi semata. Lebih dari itu, para duta diharapkan mampu menunjukkan keteladanan melalui tindakan nyata, termasuk mengajak sesama pelajar menjauhi tawuran, menolak perundungan, dan menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.

Baca Juga  Wisnu Wijaya: Kelompok Lansia Harus Dijadikan Prioritas dalam Kuota Tambahan Haji 2024

Secara keseluruhan, SLC Batch 7 diarahkan untuk mencapai lima tujuan utama, yakni membentuk karakter kepemimpinan, menanamkan kedisiplinan dan tanggung jawab, mengembangkan kreativitas serta inovasi, menumbuhkan daya saing yang menjunjung sportivitas, dan memperluas jejaring kolaborasi antarpelajar maupun dengan lembaga pemerintah.
Melalui pembinaan selama tiga hari, GPL berharap para peserta dapat kembali ke sekolah masing-masing dengan membawa semangat baru untuk menjadi pelopor perubahan positif di lingkungan sekitarnya.

Harapannya, SLC Batch 7 tidak hanya menjadi ajang pertemuan pelajar dari berbagai daerah, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan kesadaran bahwa kepemimpinan dapat dimulai dari langkah sederhana, yakni berani mengambil tanggung jawab, menjadi teladan, serta mengajak teman sebaya menjauhi perilaku yang merugikan masa depan mereka.