Hasil lawatan ke London, Prabowo boyong dua fregat Arrowhead 140 ke Indonesia

0
14

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON — Pemerintah RI dan Inggris yang diwakili Babcock di bawah Program Kemitraan Maritim (MPP) senilai 4 miliar poundsterling atau sekitar Rp 90 triliun, menjual dua lisensi kapal fregat Arrowhead 140, yang akan dikirimkan dalam beberapa bulan mendatang. Surat Pernyataan Niat yang menguraikan tujuan pengadaan Indonesia untuk MPP telah ditandatangani Presiden RI Prabowo Subianto dan CEO Babcock David Lockwood.

“Ini merupakan kelanjutan dari ekspor awal kami berupa dua lisensi Arrowhead 140 pada tahun 2021. Pengumuman ini menegaskan momentum pertumbuhan ekspor fregat kami dan datang hanya beberapa minggu setelah kapal pertama, dalam program kelas fregat Merah Putih, melakukan peluncuran perdananya di Indonesia,” demikian keterangan perusahaan di laman resmi Babcock dikutip Republika di Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Baca Juga  Abdul Hakim dan Kolaborasi Bersama PSHT Lampung

Surat Pernyataan Niat yang membuka jalan bagi perjanjian lebih lanjut, merupakan tindak lanjut dari MPP yang diumumkan pada November 2025. Babcock dan pemerintah RI akan bersama-sama mengembangkan kemampuan maritim bagi TNI AL, industri perikanan, dan pada gilirannya, ketahanan pangan. Dalam waktu singkat, kemajuan signifikan telah dicapai antara Babcock dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI.

“Perjanjian baru ini mengakui peran strategis kami dalam mewujudkan rencana maritim dan kemakmuran penting Presiden Indonesia Prabowo Subianto, yang akan mencakup investasi besar dalam pembuatan kapal di Indonesia untuk mendukung modernisasi lebih lanjut, merevitalisasi komunitas nelayan, meningkatkan pertahanan dan keamanan maritim negara, dan meningkatkan ketahanan pangan,” kata Babcock.