Site icon Informasi Berita Rujukan Masyarakat Lampung

Hasil lawatan ke London, Prabowo boyong dua fregat Arrowhead 140 ke Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON — Pemerintah RI dan Inggris yang diwakili Babcock di bawah Program Kemitraan Maritim (MPP) senilai 4 miliar poundsterling atau sekitar Rp 90 triliun, menjual dua lisensi kapal fregat Arrowhead 140, yang akan dikirimkan dalam beberapa bulan mendatang. Surat Pernyataan Niat yang menguraikan tujuan pengadaan Indonesia untuk MPP telah ditandatangani Presiden RI Prabowo Subianto dan CEO Babcock David Lockwood.

“Ini merupakan kelanjutan dari ekspor awal kami berupa dua lisensi Arrowhead 140 pada tahun 2021. Pengumuman ini menegaskan momentum pertumbuhan ekspor fregat kami dan datang hanya beberapa minggu setelah kapal pertama, dalam program kelas fregat Merah Putih, melakukan peluncuran perdananya di Indonesia,” demikian keterangan perusahaan di laman resmi Babcock dikutip Republika di Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Surat Pernyataan Niat yang membuka jalan bagi perjanjian lebih lanjut, merupakan tindak lanjut dari MPP yang diumumkan pada November 2025. Babcock dan pemerintah RI akan bersama-sama mengembangkan kemampuan maritim bagi TNI AL, industri perikanan, dan pada gilirannya, ketahanan pangan. Dalam waktu singkat, kemajuan signifikan telah dicapai antara Babcock dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI.

“Perjanjian baru ini mengakui peran strategis kami dalam mewujudkan rencana maritim dan kemakmuran penting Presiden Indonesia Prabowo Subianto, yang akan mencakup investasi besar dalam pembuatan kapal di Indonesia untuk mendukung modernisasi lebih lanjut, merevitalisasi komunitas nelayan, meningkatkan pertahanan dan keamanan maritim negara, dan meningkatkan ketahanan pangan,” kata Babcock.

Presiden Prabowo mengaku telah bertemu dengan CEO Babcock untuk mendukung program kemaritiman di Indonesia. “Kami senang untuk melanjutkan kemitraan maritim ini. Saya pikir ini sangat penting dan strategis bagi Indonesia. Ini adalah bagian penting dari pembangunan ekonomi maritim kita,” ujar Prabowo.

Menurut CEO Babcock David Lockwood, MPP antara Babcock dan Indonesia berfokus pada peningkatan kemampuan pertahanan dan maritim Indonesia serta infrastruktur dan rantai pasokan. Langkah itu sekaligus menciptakan lapangan kerja dan kemakmuran bagi masyarakat setempat.

“Sebagai mitra industri utama dalam program ini, kami menciptakan aliansi yang kuat dan langgeng yang tidak hanya akan mendukung tujuan maritim Indonesia tetapi juga akan mempertahankan dan mengembangkan lapangan kerja di kedua negara,” kata Lockwood.

“Pesanan kerja pertama ini, dalam kerangka kerja penting ini, menandakan pentingnya kecepatan dan kemajuan yang dibutuhkan untuk mewujudkan transformasi maritim Presiden Prabowo Subianto dan mendukung keberhasilan yang terus meningkat dari desain ekspor Arrowhead 140 kami,” kata Lockwood menambahkan.

Adapun desain kapal perang Arrowhead 140 nantinya dikerjakan oleh PT PAL Indonesia. Fregat dengan panjang 138,7 meter dan kecepatan 28 knot serupa sudah dioperasikan oleh Angkatan Laut Kerajaan Inggris.

Exit mobile version