Gandeng Kominfo, Komisi I DPR RI Gelar “Ngobras: Literasi Digital untuk Pemilu Aman dan Berkualitas” di Pringsewu

0
318

Selain itu, Dr. Almuzzammil memberikan contoh nyata dari daerah yang belum terjangkau oleh infrastruktur internet, seperti Baduy di tengah hutan. “Meskipun sulit diakses, pemuda di sana telah berhasil memanfaatkan ekonomi digital untuk meningkatkan taraf hidup mereka,” kata dia.

Dalam konteks Pemilu, beliau menyoroti pentingnya penggunaan teknologi untuk memastikan keadilan dan keabsahan proses pemilihan. Penggunaan CCTV, rekaman suara, dan partisipasi aktif masyarakat diharapkan dapat mengurangi potensi kecurangan dan juga Dr. Almuzzammil Yusuf memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai urgensi literasi digital dalam konteks pemilihan umum yang aman dan berkualitas.

Lalu Zunianto, M. Pd. I., seorang anggota DPRD Provinsi Lampung, Ia mencatat bahwa Pemilu yang aman dan berkualitas sangat penting dalam era digital. Zunianto berbagi pengalaman pasca pemilu di Pangandaran, di mana ketegangan dan tekanan dapat memicu peristiwa tragis. Ia menyoroti ketidakamanan Pemilu dan meragukan kualitas wakil yang terpilih.

Baca Juga  UMPRI Sambut Mahasiswa Baru dengan Kegiatan BAMAS: Meningkatkan Kemuhammadiyahan dan Kader Muhammadiyah

Zunianto juga menekankan perlunya literasi digital dalam menjalankan Pemilu yang berkualitas. Ia mendorong penggunaan teknologi dan media sosial untuk memengaruhi pemilih secara positif. Menurutnya, digitalisasi dapat menjadi alat yang efektif untuk memobilisasi pemilih dan memastikan terpilihnya pemimpin yang berkualitas.

Selain itu, Zunianto membagikan pengalamannya sebagai ketua DPD PKS Kabupaten Pringsewu. Ia menekankan pentingnya mengajak orang untuk menggunakan hak pilihnya, terutama melalui digitalisasi dan media sosial. Zunianto berpendapat bahwa pemimpin yang dipilih dengan baik dapat memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesimpulannya, Zunianto mengajak para peserta acara untuk memanfaatkan literasi digital dan teknologi modern dalam mendukung Pemilu 2024. Ia percaya bahwa dengan kreativitas dan efektivitas dalam menggunakan digitalisasi, pemilih dapat teredukasi dengan baik dan memilih pemimpin yang amanah dan berkualitas.

Baca Juga  PKS Pringsewu Jagokan Zunianto Maju dalam Pemilihan Kepala Daerah

M. Hadi Pranomo S. Kom., seorang praktisi Teknologi Informasi, menyampaikan urgensi literasi digital dalam konteks pemilu yang aman dan berkualitas. Pranomo menyoroti beberapa insiden penipuan dan kehilangan aset yang terjadi akibat kurangnya pemahaman tentang keamanan digital. Dia menjelaskan bahwa dunia digital memiliki sisi gelapnya sendiri, dengan adanya celah untuk tindakan jahat yang dapat merugikan individu.