Sikap Pandji usai Coki-Muslim ngonten bareng Gibran singgung mens rea, sentil pendukung wapres

0
25

Pandji menilai, untuk membuktikan bahwa Gibran tidak tersinggung terhadap materi komedi, Coki dan Muslim mengajak Gibran untuk membuat konten itu.

“Menurut keyakinan gua dilihat dari kontennya Muslim. Muslim kan ada konten yang Monolog tuh Muslim itu resah sama pendukungnya. Muslim bilang, lu ngapain marah-marah? Gibranya aja santai. Gibran tuh santai. Lu kenapa marah-marah?” lanjut Pandji.

Pandji juga menyebut kemarahan para pendukung Gibran sampai mengarah pada anaknya.

“Marah-marahnya nyerang anak gue. Kata mereka, makanya jangan nyerang anaknya Pak Jokowi, anak lu diserang. Tapi kan anaknya Pak Jokowi umurnya 30, anak gua umurnya 14. Yang satu masih anak-anak, yang satu sudah dewasa. Emang anak orang sih, tapi dewasa,” sambungnya.

Baca Juga  Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Tersangka KPK!

“Nah, menurut gue Coki sama Muslim mau membuat fans-nya Gibran ini diam,” pungkasnya.

Tanggapan Gibran soal Mens Rea

Saat hadir dalam konten Coki dan Musli, Gibran mengapresiasi pertunjukan komedi tunggal Pandji Pragiwaksono, Mens Rea, yang digelar di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta pada 30 Agustus 2025 lalu.

Mens Rea kemudian disiarkan secara digital melalui platform Netflix pada 27 Desember 2025.

Gibran mengaku sudah menonton Mens Rea.

“Udah, udah, udah nonton di Netflix,” ungkap Gibran.

“Dan ya kita ucapkan selamatlah ke Bang Panji ya. Mens Rea kan nomor satu. Ngalahin Jujutsu Kaisen, ngalahin Stranger Things. Ikut bangga,” lanjutnya.

Gibran juga tidak mempermasalahkan Pandji menyinggung wajahnya yang kerap terliat mengantuk.

Baca Juga  DPC Peradi Bandar Lampung Berikan Santunan Untuk Keluarga Anggota Yang Meninggal Dunia

“Ya enggak apa-apa. Buat lucu-lucuan aja. Enggak apa-apa. Santai,” ungkap Gibran.

Mantan Wali Kota Solo itu juga tidak merasa dihina fisiknya.

“Ya dari lahir bentuk bentuk matanya seperti ini, mau gimana lagi,” tambahnya.