Pada kesempatan tersebut, Reni menekankan bahwa pendidikan politik kebangsaan merupakan salah satu tugas penting partai politik beserta seluruh kadernya. Menurutnya, partai politik tidak hanya berfungsi sebagai peserta pemilu, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan literasi politik masyarakat.
“Kader partai harus hadir sebagai pendidik politik di tengah masyarakat. Pendidikan politik yang baik akan melahirkan masyarakat yang semakin memahami hak, kewajiban, dan perannya dalam proses demokrasi,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa kader PKS perlu mampu memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai proses penyusunan kebijakan publik, mulai dari proses perencanaan, pembahasan, hingga implementasi kebijakan yang dihasilkan pemerintah dan lembaga legislatif. Dengan demikian, masyarakat dapat memahami bahwa kebijakan publik memiliki keterkaitan erat dengan partisipasi warga negara.
“Partisipasi masyarakat menjadi bagian yang sangat penting dalam proses pembangunan. Karena itu, kader PKS harus mampu menjelaskan bagaimana kebijakan publik lahir dan bagaimana masyarakat dapat berkontribusi serta mengawal implementasinya demi kepentingan bersama,” jelasnya.





















