PKS: Menuju Salah Satu Partai Papan Atas dalam Pemilu 2024

0
265
PKS
Logo PKS

Wawaimedia – Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang berdiri pada era reformasi, telah menjalani perjalanan yang menarik dalam pemilihan umum Indonesia. Pemilu 2024, yang akan datang, menjadi momentum penting bagi PKS untuk naik kelas dan menjadi salah satu partai papan atas dalam kancah politik Indonesia.

Sejarah Perjalanan PKS

PKS memiliki akar yang kuat dalam Partai Keadilan (PK), yang dibentuk pada tahun 1998. Namun, pada pemilu 1999, PK hanya menjadi partai papan bawah dengan perolehan suara sekitar 1,4 juta suara atau 1,36 persen, yang tidak mencukupi untuk masuk ke parlemen.

Selanjutnya, PK bergabung dan bertransformasi menjadi Partai Keadilan Sejahtera pada tanggal 20 April 2002. Partai yang berlandaskan prinsip-prinsip Islam ini kemudian naik kelas pada Pemilu 2004, meraih perolehan suara sekitar 6-8 persen dan berhasil masuk parlemen. Pada Pemilu 2004, PKS meraih 8,3 juta suara atau 7,34 persen dari total suara sah nasional dan mendapatkan 45 kursi (8,18 persen) di DPR.

Baca Juga  Menanti Izin Kemanusiaan Israel: Bantuan dari Indonesia Tertahan di Perbatasan Mesir

Pada Pemilu 2009, PKS mempertahankan kursi di parlemen dengan perolehan suara sekitar 8,2 juta, yang secara persentase meningkat menjadi 7,89 persen. Jumlah kursi di DPR juga bertambah menjadi 57 kursi (10,18 persen). PKS berada di urutan keempat setelah Partai Demokrat, Partai Golkar, dan PDI-P.

Namun, perjalanan PKS tidak selalu naik. Pada Pemilu 2014, meskipun jumlah suaranya meningkat menjadi 8,4 juta, secara persentase angka tersebut turun menjadi 6,77 persen. Jumlah kursi di DPR juga berkurang menjadi 40 kursi (7,14 persen), dan PKS bergeser ke posisi ketujuh, di bawah partai-partai lain seperti Gerindra, PKB, dan PAN.

Pada Pemilu 2019, PKS memperbaiki perolehannya secara signifikan, meraih 11,5 juta suara atau 8,21 persen, dan memegang 49 kursi (8,54 persen) di DPR. Namun, perolehan ini masih belum mengembalikan PKS ke posisinya pada tahun 2009 yang mencapai 57 kursi.