“Dalam kesempatan ini, kita akan sama-sama belajar bersikap washatan atau seperti wasit yang berada di tengah dalam pertandingan. Beragama tidak boleh terlalu ekstrem, kita harus bisa menyikapi perbedaan. Kita harus meneladani Nabi yang begitu santun dan lemah lembut dalam berdakwah. Tidak mudah menyalahkan, justru semakin sholih seseorang akan semakin bijak dan tidak mudah mengkafirkan orang lain,” pesan yang begitu meneduhkan dari Sang Kiyai.
Peserta kegiatan begitu antusias, kegiatan yang dihadiri ratusan orang namun suasana di dalam ruangan begitu teduh sebab terbawa aura positif Kiyai. Setelah selesai pemaparan oleh Kiyai Mukri, dilanjutkan sesi tanya jawab. Kegiatan ditutup dengan pemberian cinderamata dan foto bersama.