Presiden Prabowo mengaku telah bertemu dengan CEO Babcock untuk mendukung program kemaritiman di Indonesia. “Kami senang untuk melanjutkan kemitraan maritim ini. Saya pikir ini sangat penting dan strategis bagi Indonesia. Ini adalah bagian penting dari pembangunan ekonomi maritim kita,” ujar Prabowo.
Menurut CEO Babcock David Lockwood, MPP antara Babcock dan Indonesia berfokus pada peningkatan kemampuan pertahanan dan maritim Indonesia serta infrastruktur dan rantai pasokan. Langkah itu sekaligus menciptakan lapangan kerja dan kemakmuran bagi masyarakat setempat.
“Sebagai mitra industri utama dalam program ini, kami menciptakan aliansi yang kuat dan langgeng yang tidak hanya akan mendukung tujuan maritim Indonesia tetapi juga akan mempertahankan dan mengembangkan lapangan kerja di kedua negara,” kata Lockwood.
“Pesanan kerja pertama ini, dalam kerangka kerja penting ini, menandakan pentingnya kecepatan dan kemajuan yang dibutuhkan untuk mewujudkan transformasi maritim Presiden Prabowo Subianto dan mendukung keberhasilan yang terus meningkat dari desain ekspor Arrowhead 140 kami,” kata Lockwood menambahkan.
Adapun desain kapal perang Arrowhead 140 nantinya dikerjakan oleh PT PAL Indonesia. Fregat dengan panjang 138,7 meter dan kecepatan 28 knot serupa sudah dioperasikan oleh Angkatan Laut Kerajaan Inggris.





















