Habib (sapaan akrabnya) menjelaskan dalam pelaksanaan pemilu harus berjalan dengan baik dan lancar. Karenanya dibutuhkan partisipatif dari berbagai pihak dan lembaga yang memiliki integritas dalam membantu KPU dalam menjalankan perannya.
“KAMMI Lampung sebagai organisasi kepemudaan siap bersinergi dengan KPU untuk mengoptimalkan perannya dalam mengedukasi pemilihan yang jujur dan adil serta mencegah adanya praktik-praktik yang merugikan suara masyarakat.” Kata Habib
Terpisak, Divisi Sosdiklih, Parmas menyambut baik hal ini. Ia mengatakan KPU siap berkerjasama dengan stakeholder, Organisasi kemahasiswaan dan Ormas membuat pelaksanaan pemilu semakin baik.
Antoniyus mengajak kepada mahasiswa untuk membangun opini publik yang positif di media sosial tentang pelaksanaan pemilu dan melawan segala bentuk berita hoax yang dapat menyebabkan perpecahan bangsa Indonesia.
“Karena mahasiswa merupakan benteng pertahanan untuk memitigasi agar peristiwa perpecahan seperti di tahun 2019 tidak terulang lagi.” pungkasnya