Ia menambahkan, kolaborasi ini menjadi komitmen bersama untuk menghadirkan inovasi yang mendorong efisiensi proses produksi, termasuk penghematan waktu dan biaya, sehingga memperkuat daya saing industri pengolahan singkong di Pringsewu.
Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem ekonomi berbasis potensi lokal yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Bupati berharap, sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah ini menjadi contoh nyata kerja sama tridarma perguruan tinggi yang memberi dampak langsung bagi pengembangan ekonomi lokal, peningkatan kualitas SDM, dan terwujudnya Pringsewu yang cerdas, berdaya saing, dan mandiri. [Riky Fernando]





















