Dalam sambutannya, Tri Mulyono menuturkan bahwa, “Sekolah anak-anak sudah biasa, tetapi sekolah orang tua itu luar biasa. Terinspirasi dari konsep sekolah luar negeri bahwa yang menjadi syarat diterimanya siswa di sekolah tersebut bukan siswanya, tetapi orang tuanya. Salah satu syaratnya, jika ingin anaknya menjadi bisa baca alquran sebab sekolah di sana, maka orang tuanya juga harus bisa baca alquran, sehingga para calon wali siswa bersemangat belajar baca alquran. Maka diadakannya sekolah orang tua ini adalah sarana untuk memotivasi seluruh orang tua agar mengambil peran lebih banyak bahkan peran sepenuhnya dalam mendidik anak-anaknya.”
Dalam tiga sesi penyampaian materi oleh Narasumber Irwan Rinaldi, membuat peserta tidak ingin beranjak dan tertinggal momentum dalam menimba ilmu. Semua menyadari bahwa Prinsip Pengasuhan, Utang Luka Pengasuhan, dan Tahap Perkembangan Anak termasuk Pendidikan Aqil Baligh di dalamnya sangat dibutuhkan oleh orang tua, bukan hanya salah satu tetapi keduanya. “Sebab jika kita gagal dalam mendidik anak, maka sejatinya kita berkhianat kepada Allah atas amanah (anak) yang dititipkan kepada kita,” tandas Pria pemeran utama film ‘Sang Murobbi’ tersebut.
Ayah Irwan, sapaan hangat narasumber menambahkan, “Utang pengasuhan baik terhadap diri sendiri, pasangan, dan anak harus dibayar karena kelak kita akan dimintai pertanggungjawabannya oleh Allah ta’alaa.”






















