“Kami juga memohon doa untuk keberlangsungan pesantren ini. Alhamdulillah, dalam waktu dua tahun, jumlah santri kami telah mencapai 150 orang, dan saat ini kami sedang dalam proses pembangunan ruang asrama untuk menyambut santri baru,” tambah Ustad Saif Umar.
Dengan semakin bertambahnya usia dan jumlah santri, PTIQI berkomitmen untuk terus menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada pengajaran Al-Qur’an, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Harapannya, PTIQI dapat terus menebar kebaikan dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat sekitar.