Site icon Informasi Berita Rujukan Masyarakat Lampung

Jelang HUT RI ke-81, Almuzzammil Yusuf Perkuat Semangat Kebangsaan Kader PKS

Bandar Lampung — Semangat kebangsaan dan persatuan menjadi energi utama dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar di lingkungan DPW PKS Lampung, Bandar Lampung, Ahad (16/8). Diikuti ratusan peserta, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk kembali meneguhkan nilai-nilai Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Anggota MPR RI Almuzzammil Yusuf, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut. Di hadapan peserta, ia mengajak kader untuk tidak hanya memahami Empat Pilar sebagai konsep kenegaraan, tetapi menjadikannya sebagai pedoman dalam menjalankan peran di tengah masyarakat.

Menurut Almuzzammil, kekuatan Indonesia tidak hanya terletak pada kekayaan sumber daya alam, tetapi juga pada kemampuan masyarakatnya menjaga persatuan di tengah keberagaman.

“Indonesia dibangun di atas keberagaman. Karena itu, tugas kita bukan menghilangkan perbedaan, tetapi memastikan perbedaan itu tidak menjadi alasan untuk saling menjauh. Pancasila mengajarkan kita untuk hidup bersama, saling menghormati, dan bergotong royong,” ujar Almuzzammil.

Ia menekankan bahwa pengamalan nilai kebangsaan harus dimulai dari lingkungan terdekat. Sikap menghargai sesama, menjaga kerukunan, membantu masyarakat, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang memecah belah merupakan bentuk nyata menjaga persatuan.

“Semangat kebangsaan harus hadir dalam tindakan. Jangan hanya menjadi slogan. Ketika kita membantu orang lain, menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, dan bekerja untuk kepentingan masyarakat, di situlah nilai-nilai Pancasila kita hidupkan,” ujarnya.

Di tengah perkembangan teknologi informasi dan derasnya arus komunikasi digital, Almuzzammil juga mengingatkan pentingnya membangun masyarakat yang kritis dan bertanggung jawab dalam menerima maupun menyebarkan informasi.

Menurutnya, menjaga persatuan pada era digital membutuhkan kecakapan untuk menyaring informasi serta kedewasaan dalam menyikapi perbedaan pendapat.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh antusiasme. Peserta tidak hanya mengikuti pemaparan materi, tetapi juga terlibat dalam interaksi dan diskusi mengenai penerapan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu peserta, Andi Saputra, mengaku kegiatan tersebut memberikan penguatan bahwa semangat kebangsaan harus dibangun melalui tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

“Saya melihat Empat Pilar bukan sesuatu yang jauh dari kehidupan kita. Justru dari kegiatan ini saya semakin paham bahwa menjaga persatuan bisa dimulai dari lingkungan sendiri, dari cara kita berkomunikasi dan menghargai orang lain,” ujarnya.

Antusiasme peserta juga terlihat dari semangat kebersamaan yang terbangun sepanjang kegiatan. Sosialisasi tersebut tidak sekadar menjadi ruang untuk mengingat kembali empat konsensus dasar kehidupan berbangsa, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa setiap warga memiliki peran dalam menjaga keutuhan bangsa.

Melalui kegiatan ini, Almuzzammil berharap nilai-nilai Empat Pilar semakin membumi dan hadir dalam kehidupan masyarakat. Bagi kader, pemahaman tersebut diharapkan menjadi bekal untuk terus memberikan keteladanan dan kontribusi positif di lingkungan masing-masing.

Exit mobile version