Dalam aksi serempak yang akan dilakukan selama sebulan penuh, terhitung mulai Rabu (26/4) hingga 30 hari ke depan, seluruh dokter IDI Ponorogo, baik yang bertugas di lembaga layanan kesehatan pemerintah maupun di swasta, akan mengenakan pita hitam sebagai gerakan solidaritas. Reza menyoroti RUU Kesehatan yang saat ini sedang dibahas dan menilai bahwa hal tersebut tidak memberikan perlindungan terhadap tenaga kesehatan dan dokter. Visi misi dalam RUU tersebut juga dinilai kurang tepat karena tidak berpihak kepada profesi dokter dan justru merugikan kepentingan masyarakat.