Erdogan Ancam Swedia Tidak Akan Masuk NATO , Buntut Pembakaran Al Quran

0
136

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memperingatkan Swedia untuk tidak lagi mengharapkan dukungan Ankara untuk bisa bergabung ke Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), menyusul pembakaran Al-Qur’an politikus Rasmus Paludan di Stockholm akhir pekan kemarin.

Dalam beberapa bulan terakhir, Finlandia dan Swedia mengajukan permohonan untuk bisa masuk ke aliansi NATO. Namun, syarat untuk bisa masuk adalah dukungan dari semua negara anggota, termasuk Turki.

Kecaman Erdogan semakin menjauhkan prospek kedua negara tersebut untuk bergabung ke NATO. Finlandia dan Swedia ingin masuk NATO setelah terjadinya invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022.

Berbeda dari Erdogan, Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban berjanji parlemennya akan menyetujui proposal kedua negara Nordik itu bulan depan.