Hal ini dilakukan setelah video viral di TikTok menunjukkan kondisi jalanan yang parah dan berbahaya bagi pengguna jalan. Perbaikan jalan tersebut menggunakan dana sebesar Rp 50,8 miliar dan menggunakan material beton untuk mengatasi kendala jenis tanah yang merupakan tanah rawa. Jalanan yang rusak tersebut memiliki nilai strategis bagi perekonomian warga sekitar, di mana terdapat sentra budidaya udang dan digunakan untuk mengangkut hasil bumi..