Site icon Informasi Berita Rujukan Masyarakat Lampung

PWNU DKI Jakarta Bantah Pernyataan Aqua Tidak Terafiliasi Produk Israel

Jakarta – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta memberikan klarifikasi terkait beredarnya informasi mengenai hasil Forum Bahtsul Masail yang diselenggarakan oleh Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU DKI Jakarta pada Rabu, 30 April 2025 di Kantor II PWNU DKI Jakarta, Cilandak, Jakarta Selatan.

Dalam informasi yang tersebar, disebutkan bahwa forum tersebut menyatakan produk air minum dalam kemasan merek AQUA tidak memiliki keterkaitan dengan Israel. Menanggapi hal itu, PWNU DKI Jakarta dengan tegas membantah kebenaran informasi tersebut.

“PWNU DKI Jakarta sama sekali tidak pernah mengeluarkan pernyataan atau komentar mengenai Danone Aqua. Organisasi ini memiliki prosedur yang ketat dalam merilis kebijakan, terutama yang menyangkut isu sensitif seperti Palestina dan Israel,” ujar Emka Farah Mumtaz (Gus Mumtaz), Wakil Sekretaris PWNU DKI Jakarta, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi pada Kamis, 8 Mei 2025.

Ia menegaskan bahwa apabila ada pernyataan resmi, maka harus melalui mekanisme organisasi yang melibatkan pimpinan Syuriyah dan Tanfidziyah serta mengikuti peraturan yang berlaku. Forum yang berlangsung beberapa waktu lalu hanya merupakan diskusi ilmiah internal lembaga, bukan forum pengambilan keputusan organisasi. Menurut Gus Mumtaz, pandangan yang muncul dalam diskusi merupakan hal yang wajar, namun tidak bisa dijadikan sebagai sikap resmi PWNU DKI Jakarta.

PWNU DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Pernyataan resmi organisasi hanya dapat dikeluarkan melalui jalur formal dan saluran resmi PWNU.

Sebagai tambahan informasi, perusahaan induk AQUA, yakni Danone, diketahui memiliki dugaan hubungan dengan Israel. Karena itu, sejumlah gerakan boikot internasional seperti Bdnaash, The Witness, aplikasi Boycat, dan No Thanks memasukkan Danone AQUA dalam daftar produk yang direkomendasikan untuk diboikot.

Exit mobile version