Site icon Informasi Berita Rujukan Masyarakat Lampung

Empat Pilar Bukan Sekadar Hafalan, Almuzzammil Yusuf Dorong Kader Jadi Teladan

Pesisir Barat — Anggota MPR RI Dr. Almuzzammil Yusuf mengajak kader PKS untuk memperkuat karakter dan semangat kebangsaan melalui pengamalan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang berlangsung di Aula Sunset Beach, Pekon Way Redak, Kabupaten Pesisir Barat, Sabtu (25/8).

Kegiatan tersebut diikuti kader dan masyarakat dengan pembahasan mengenai empat konsensus dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Pada pemaparannya, Almuzzammil menekankan bahwa Empat Pilar tidak cukup hanya dipahami sebagai pengetahuan, tetapi harus diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata.

“Pancasila itu bukan hanya untuk dihafalkan. Nilai-nilainya harus menjadi karakter dalam kehidupan kita. Bagaimana kita menghargai perbedaan, menjaga persatuan, dan memberikan manfaat kepada masyarakat, itulah bagian dari pengamalan nilai-nilai kebangsaan,” ujar Almuzzammil.

Menurutnya, kader memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. Keteladanan, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian perlu menjadi bagian dari kehidupan kader sehingga keberadaan mereka dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

Almuzzammil juga mengingatkan bahwa tantangan kebangsaan saat ini semakin kompleks. Perkembangan teknologi, perubahan sosial, hingga berbagai potensi bencana membutuhkan masyarakat yang memiliki kepedulian, kesiapsiagaan, serta semangat gotong royong.

“Bela negara tidak selalu berarti mengangkat senjata. Menjaga persatuan, membantu masyarakat, menjaga lingkungan, dan hadir ketika saudara kita membutuhkan pertolongan juga merupakan bentuk bela negara,” katanya.

Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias. Materi yang disampaikan tidak hanya membuka kembali pemahaman mengenai Empat Pilar, tetapi juga mengajak peserta melihat bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu peserta, Aisyah, mengaku mendapatkan perspektif baru mengenai makna Empat Pilar dalam kehidupan bermasyarakat.

“Selama ini kita sering mendengar tentang Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika. Tetapi setelah mengikuti sosialisasi ini, saya merasa lebih memahami bahwa nilai-nilai tersebut sebenarnya sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Mulai dari menghargai perbedaan sampai bagaimana kita peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujar Siti.

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI tersebut diharapkan dapat memperkuat kesadaran peserta untuk menjaga persatuan dan mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pemahaman yang kuat, karakter yang baik, serta kepedulian terhadap sesama, nilai-nilai Empat Pilar diharapkan tidak berhenti sebagai materi sosialisasi, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan dan tindakan nyata di tengah masyarakat.

Exit mobile version