Site icon Informasi Berita Rujukan Masyarakat Lampung

DPL KKN UIN RIL DESA TANJUNG HARAPAN TURUN LAPANGAN MENGENAI PENCEGAHAN STUNTING DI DESA TANJUNG HARAPAN

Lampung Selatan – Mahasiswa niversitas Islam negeri (UIN) Raden intan Lampung melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan. Dalam program KKN tersebut, fokus utama adalah Pencegahan Stunting untuk meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak di desa Tanjung Harapan, pada Jumat (04/08/2023).

26 mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok KKN serta peserta terdiri dari Aparat Desa, Ibu Hamil, Ibu PKK dan Anggota Kesehatan Puskesmas Tanjung Harapan yang berjumlah 100 orang. Dengan semangat tinggi turun ke lapangan untuk berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan stunting. Dengan Pemateri pertama yaitu Deveika Rhamma Dhanny, S.Gz., M.K.M  selaku dosen ahli Gizi UIN RIL Fakultas Tarbiyah dan pemateri kedua Vandan Wiliyanti, S.Pd., M.Si dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Prodi Fisika sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan KKN kelompok 305 dan 306 Tanjung Harapan Lampung Selatan. Tema yang dibawakan pada seminar kali ini yaitu “Cegah Stunting dengan mengoptimalkan peran orang tua sebagai smartparenting melalui gerakan literasi keluarga”.

Deviika Rhmma Danny Dosen Ahli Gizi menyampaikan pencegahan Stunting itu dapat dicegah dengan beberapa treatment, dimulai dengan menjaga pola makanan ibu hamil.

” memperhatikan gizi  diperlukan untuk kesehatan bayi dan ibunya lalu ada beberapa faktor yang menyebabkan seorang anak terkena stunting diantaranya faktor internal yaitu gizi serta asupan yang dikonsumsi oleh ibu, dan faktor esktrernal yaitu dari lingkungan dan ekonomi keluarga.” Ujar Deveika Rhamma Dhanny, S.Gz., M.K.M.

Kemudian dilanjutkan pemateri kedua, Beliau menyampaikan bahwa kecerdasan bisa dilihat dari berbagai aspek misalnya aspek kecerdasan intelektual, emosional, sosial. Dampak stunting juga dapat mempengaruhi penurunan kemampuan kognitif, gangguan perkembangan motorik dan masalah kemampuan sosisal dan emosional. “orang tua juga harus mengoptimalisasikan kecerdasan melalui pendidikan dengan memperhatikan anak stunting melalui pendidikan yang sudah di fasilitasikan” serta “intervensi diri, pengajaran inklusif, peningkatan kualitas gizi dan pengembangan keterampilan non akademik” Kata Vandan Wiliyanti, S.Pd., M.Si.

Kepala Desa Tanjung Harapan mengucapkan terimakasih dan berharap kedepannya semoga dengan diadakannya seminar ini dapat mengedukasi masyarakat terkait pengetahuan tentang stunting dan bagaimana cara mencegahnya agar dapat di implementasikan dalam kehidupan masyarakat.”

Muhammad Sujai sebagai mahasiswa UINRIL sekaligus Ketua pelaksana pada seminar ini  mengatakan  dengan adanya seminar pada kali ini dapat memberikan inovasi ke orang tua masyarakat desa tanjung harapan serta kesadaran bahwa pentingnya mencegah terjadinya stunting pada anak agar menjadi orang tua yang pintar dan bijaksana dalam menjaga dan mendidik anaknya.

Exit mobile version