Site icon Informasi Berita Rujukan Masyarakat Lampung

Dari Dua Kambing jadi 25 Ekor, Program Peternak Bahagia Lazdai Peduli Berbuah Manis

Lampung Selatan — Program Peternak Bahagia binaan LAZDAI Peduli di Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, mulai menunjukkan perkembangan positif. Berawal dari bantuan dua ekor kambing indukan kepada masing-masing penerima manfaat, para peternak binaan kini telah memelihara dan mengembangkan sebanyak 25 ekor kambing (11/8).

Capaian tersebut diketahui dalam kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilakukan tim LAZDAI Peduli terhadap perkembangan usaha ternak penerima manfaat. Monitoring dipimpin oleh Ali Ariswanto selaku Penanggung Jawab Program Peternak Bahagia.

Program Peternak Bahagia dirancang dengan pola kontrak manfaat bergulir dan pembinaan selama dua tahun. Melalui pola tersebut, bantuan yang diberikan tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek, tetapi juga diarahkan agar penerima manfaat mampu mengelola dan mengembangkan aset produktif secara berkelanjutan.

Di Desa Sabah Balau, terdapat lima peternak yang menjadi penerima manfaat program. Masing-masing peternak memperoleh dua ekor kambing indukan untuk dipelihara dan dikembangbiakkan.

Salah satu penerima manfaat, Mardiyono, menunjukkan perkembangan ternak yang cukup baik. Berawal dari bantuan seekor kambing betina berusia sekitar delapan bulan, ternaknya kini telah menghasilkan tiga ekor anakan.

“Alhamdulillah, tahun ini kambing yang saya pelihara sudah menghasilkan tiga ekor anakan. Kalau digabungkan dengan peternak binaan lainnya, totalnya ada 25 kambing yang hidup. Memang ada juga beberapa indukan yang sudah beranak, tetapi anakannya mati,” ujar Mardiyono.

Selain pengembangan aset ternak, program ini juga mendorong penguatan kelembagaan kelompok peternak. Para penerima manfaat diarahkan untuk saling menjaga, berbagi pengalaman, dan mendukung keberlangsungan usaha ternak di antara anggota kelompok.

Melalui mekanisme manfaat bergulir, LAZDAI Peduli berharap keberhasilan program tidak berhenti pada penerima manfaat saat ini. Ketika aset ternak berkembang, manfaat program diharapkan dapat diteruskan kepada masyarakat lain yang membutuhkan sehingga semakin banyak keluarga memiliki kesempatan untuk membangun usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi.

LAZDAI Peduli juga terus mendorong sinergi antara lembaga, donatur, masyarakat, dan penerima manfaat. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan yang disalurkan tidak berhenti sebagai bantuan konsumtif, tetapi dapat berkembang menjadi aset produktif yang membuka peluang ekonomi baru.

Dari dua ekor kambing indukan, kini lahir anakan-anakan baru sekaligus harapan baru. Di kandang-kandang sederhana Desa Sabah Balau, proses menuju kemandirian terus bertumbuh—satu ekor kambing, satu keluarga, dan satu langkah pada satu waktu.

Exit mobile version