Pringsewu – Komitmen membangun generasi unggul sejak usia dini terus diwujudkan oleh Bunda PAUD Kabupaten Pringsewu, Hj. Rahayu Sri Astutik, yang akrab disapa Bu Ayu. Melalui kolaborasi bersama LAZDAI Peduli, Bunda PAUD Pringsewu menginisiasi program literasi dan parenting yang akan menjangkau seluruh satuan PAUD dan TK di setiap kecamatan di Kabupaten Pringsewu (29/7).
Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Bu Ayu tersebut dihadiri Direktur LAZDAI Peduli, Nurul Hidayat, beserta jajaran tim LAZDAI. Dalam kesempatan itu, dibahas rencana pelaksanaan sosialisasi literasi dan parenting bagi orang tua serta guru, sekaligus menghadirkan kegiatan literasi yang edukatif dan menyenangkan bagi anak-anak.
Program ini diharapkan dapat membekali orang tua dengan pengetahuan dalam mendampingi proses belajar anak di rumah, sekaligus menumbuhkan kecintaan anak terhadap kegiatan membaca, belajar, dan berinteraksi secara positif.
Menurut Bu Ayu, tantangan tumbuh kembang anak saat ini tidak hanya berasal dari lingkungan sekolah, tetapi juga dipengaruhi oleh pola asuh di rumah, penggunaan gawai yang berlebihan, serta minimnya interaksi positif dalam keluarga.
“Tantangan tumbuh kembang anak saat ini tidak hanya berasal dari lingkungan sekolah, tetapi juga dipengaruhi oleh pola asuh di rumah, penggunaan gadget yang berlebihan, serta minimnya interaksi positif dalam keluarga. Karena itu, dibutuhkan sinergi antara orang tua, sekolah, dan berbagai pihak agar anak memperoleh pendampingan yang tepat sejak dini,” ujarnya.
Sebagai mitra kolaborasi, LAZDAI Peduli menghadirkan program literasi yang telah diterapkan di berbagai sekolah melalui kegiatan dongeng edukatif serta aktivitas pembelajaran interaktif. Beragam kegiatan tersebut dirancang untuk menumbuhkan imajinasi, karakter, dan semangat belajar anak dengan pendekatan yang menyenangkan, sehingga nilai-nilai pendidikan lebih mudah diterima oleh anak usia dini.
Hj. Rahayu Sri Astutik menilai program yang dimiliki LAZDAI sejalan dengan upaya membangun pendidikan yang berkualitas. Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga harus membentuk karakter, pola pikir, dan kemandirian anak, serta memperkuat dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak, percaya diri, dan berkualitas.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperluas gerakan literasi di Kabupaten Pringsewu, serta siap menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan fondasi pendidikan yang kuat sejak usia dini dan menciptakan lingkungan belajar yang sehat, inspiratif, dan berkelanjutan.
